ACEH JAYA (AWN) – Dukungan terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV/2026 di Kabupaten Aceh Jaya yang dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2027 terus menguat.
DPRK Aceh Jaya menyatakan dukungan terhadap ajakan Bupati Safwandi agar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) turut memperjuangkan kebutuhan anggaran dan fasilitas pendukung penyelenggaraan.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRK Aceh Jaya, Irwanto NP, dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) serta Sekretaris Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Aceh Jaya, Tgk. Muhammad Diah, yang akrab disapa Tgk Nu.
Keduanya menilai, kesuksesan PORA tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. Diperlukan sinergi antara pemerintah kabupaten, Pemerintah Aceh, DPRK, DPRA, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan.
Tgk Nu mendukung ajakan Bupati Safwandi agar anggota DPRA ikut mengawal dan memperjuangkan kebutuhan anggaran serta fasilitas yang diperlukan untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi Aceh tersebut.
Menurutnya, PORA bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Aceh Jaya untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Senada dengan itu, Irwanto NP menekankan pentingnya peran anggota DPRA, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) 10 yang meliputi Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Simeulue, dalam memperjuangkan kebutuhan anggaran, pembangunan venue, serta fasilitas pendukung lainnya.
“Kita berharap wakil rakyat dari Dapil 10 dapat mengesampingkan kepentingan politik dan mengedepankan kepentingan daerah demi menyukseskan PORA di Aceh Jaya, ” Kata Irwanto, Minggu (11/10).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan akan memberikan manfaat tidak hanya bagi atlet dan dunia olahraga, tetapi juga masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi, mulai dari sektor kuliner, penginapan, transportasi hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ajakan Bupati Safwandi kepada anggota DPRA sebelumnya dilatarbelakangi besarnya kebutuhan anggaran untuk mempersiapkan Aceh Jaya sebagai tuan rumah PORA. Kebutuhan tersebut mencakup pembangunan dan penyelesaian venue pertandingan serta berbagai fasilitas penunjang penyelenggaraan.
Karena itu, dukungan Pemerintah Aceh dan DPRA dinilai penting agar persiapan tidak hanya bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Jaya.
Berdasarkan kesimpulan rapat pelaksanaan PORA XV/2026 pada 7 Oktober 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Aceh, pelaksanaan PORA di Aceh Jaya dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2027.
Meski waktu pelaksanaan bergeser, nama kegiatan tetap PORA XV/2026. Penyesuaian jadwal tersebut berkaitan dengan upaya pemulihan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Dukungan lintas partai di DPRK Aceh Jaya diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi antar lembaga, sehingga persiapan sebagai tuan rumah berjalan maksimal.
Selain sukses penyelenggaraan dan prestasi, PORA juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat serta memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Aceh Jaya.[]











