ACEH JAYA (AWN) – Bupati Aceh Jaya, Safwandi menyampaikan kalau pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya akan bergeser dari 2026 menjadi awal Mei 2027.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat bersama pelaksanaan PORA XV/2026 antara pemerintah Aceh Jaya dan Pemerintah Aceh yang dipimpin langsung Plt Sekda Aceh, Taufik digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Aceh, Rabu (7/10).

Dalam rapat tersebut disepakati, PORA tetap menggunakan nama PORA XV/2026, meskipun pelaksanaannya digeser ke awal Mei 2027.

Pergeseran jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi Aceh yang masih dalam proses pemulihan akibat bencana hidrometeorologi. Sementara itu, teknis administrasi terkait perubahan dan persiapan pelaksanaan PORA selanjutnya masih menunggu arahan dari Pemerintah Aceh.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menyampaikan apresiasi terhadap keseriusan Pemerintah Aceh dalam memastikan PORA XV tetap dilaksanakan di Kabupaten Aceh Jaya.

Menurutnya, kepastian jadwal tersebut menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat persiapan, baik dari sisi pembangunan venue maupun aspek pendukung lainnya.

“Kami mengapresiasi keseriusan Pemerintah Aceh terhadap pelaksanaan PORA XV di Kabupaten Aceh Jaya agar dapat berlangsung sebaik-baiknya,” ujar Safwandi.

Ia berharap seluruh venue yang dipersiapkan untuk PORA dapat dituntaskan sehingga tidak hanya digunakan untuk pelaksanaan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan olahraga Aceh Jaya secara berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh venue dapat selesai tuntas terbangun untuk keberlanjutan pembangunan olahraga di Aceh Jaya,” katanya.

Safwandi juga meminta dukungan penuh pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), khususnya dalam pemenuhan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan PORA tahun depan.

Selain infrastruktur dan anggaran, Bupati meminta Panitia Besar (PB) PORA segera memantapkan berbagai persiapan teknis dan administrasi menjelang pelaksanaan event olahraga terbesar di Aceh tersebut.

Menurutnya, keberhasilan PORA tidak hanya ditentukan oleh kesiapan venue, tetapi juga kesiapan seluruh sektor yang akan bersentuhan langsung dengan para atlet, ofisial dan tamu dari berbagai daerah.

“Kami berharap persiapan pelaksanaan PORA ini tidak hanya fokus pada infrastruktur dan administrasi, tetapi juga diperlukan sosialisasi secara komprehensif kepada seluruh pihak,” ujarnya.

Ia menyebut sektor perhotelan, rumah makan dan destinasi wisata perlu mendapat perhatian sejak awal. Hal itu penting agar para tamu yang datang ke Aceh Jaya dapat memperoleh pelayanan yang baik selama berada di daerah tersebut.

“Kita ingin seluruh tamu yang hadir ke Aceh Jaya nantinya dapat dengan nyaman menikmati suasana di Aceh Jaya, sehingga citra nama baik Aceh Jaya dapat terjaga dan menjadi kenangan baik di mata pengunjung,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan terhadap persiapan hingga pelaksanaan PORA XV di Aceh Jaya.

Ia berharap event tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi Aceh Jaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor jasa, kuliner, perhotelan dan pariwisata.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh stakeholder agar pelaksanaan PORA di Aceh Jaya dapat berlangsung sukses,” tutupnya.

 

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *