ACEH JAYA (AWN) – Dinas Lingkungan hidup (DLH) Aceh Jaya melakukan pengambilan sampel untuk dilakukan pengecekan kadar air Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Sabee dan kawasan pengolahan emas (gelondong) di Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Jaya, Rimbawan menjelaskan kalau pihaknya bersama dengan tim DLH lainnya telah mengambil sejumlah sampel dibeberapa lokasi di Kecamatan Krueng Sabee.
“Hari ini kita sudah melakukan pengambilan sampel di beberapa lokasi di Kecamatan Kungsabe, baik sampel air sungai, air sumur warga, tanah sedimentasi maupun tanah warga, “kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Jaya, Rimbawan, Rabu (23/9).
Ia juga menjelaskan kalau pihaknya telah mengambil sebanyak lima titik sampel di dua Desa yaitu Desa Datar Luas dan Desa Rantau Panyang Kecamatan Krueng Sabee.
“Kalau secara fisik mungkin semua kita sudah melihat, masyarakat sudah bisa melihat kondisi air sungai. Tetapi kalau secara kimia kita belum bisa menentukan dan harus melalui cek laboratorium, “katanya.
Ia juga menjelaskan kalau pengambilan sampel untuk pengujian laboratorium ini juga untuk menjawab sejumlah pertanyaan warga dilapangan apalagi sungai krueng sabee menjadi salah satu sumber Air bersih masyarakat Kecamatan Krueng sabee dan sekitarnya.
“Pengambilan sampel ini juga untuk menjawab pertanyaan dari warga juga, supaya masyarakat yang mengonsumsi air yang tinggal di sepanjang DAS Krueng Sabee, kemudian yang tinggal seputaran aktivitas pengolahan emas tidak merasa was-was apabila hasil nanti sudah kita dapatkan, “katanya.
Ia juga menambahkan kalau dengan adanya uji laboratorium ini kalaupun seandainya ada unsur-unsur kimia yang bisa membahayakan masyarakat, nanti bisa kita sampaikan kepada masyarakat, ” Jelasnya.
Rimbawan juga menjelaskan kalau untuk hasil sendiri nanti akan diketahui sekitar sebulan kedepan dan paling cepat 14 hari, tergantung antrian di laboratorium Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Banda Aceh (BSPJI).
“Harapan kita kan nanti seandainya hasilnya sudah keluar, kemudian kita sampaikan, kita mengharap supaya agar masyarakat dalam beraktivitas mencari rezeki bisa juga memperhatikan hal-hal yang membahayakan lingkungan, bisa menjaga lingkungan karena ini demi anak cucu kita ke depannya nanti, ” Tutupnya.[]











