Aceh Jaya (AWN) – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menurunkan sejumlah Satpol PP dan WH usai menerima laporan warga terkait kemunculan dua ekor gajah liar yang memasuki areal perkebunan dan persawahan di Gampong Buket Kemuneng, Kecamatan Pasie Raya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Jaya, Lukman Hakim menyampaikan kalau pihaknya menurunkan delapan personel Pranata Trantibum untuk melakukan patroli serta pemantauan langsung di lokasi.

Kegiatan tersebut turut didampingi dua personel Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh guna memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur mitigasi konflik satwa liar.

Ia menjelaskan kalau sebelum turun ke lapangan, Satpol PP dan WH terlebih dahulu berkoordinasi dengan Imum Mukim Sarah Raya dan Penjabat Keuchik Gampong Buket Kemuneng untuk memverifikasi laporan serta memastikan kondisi terkini di lapangan.

“Gerak lapangan ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam menangani kemunculan satwa liar, sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata Lukman, Rabu (28/1).

Ia menjelaskan kalau tim juga menyerahkan 12 batang mercon bantuan dari Resor BKSDA Aceh kepada Pj. Keuchik Gampong Buket Kemuneng.

Mercon tersebut dapat digunakan warga sebagai upaya penghalauan agar gajah tidak mendekati permukiman dan meminimalisasi potensi kerusakan pada lahan perkebunan.

“Kami hadir untuk melihat dan mendengar langsung kondisi yang dihadapi masyarakat. Setiap perkembangan di lapangan akan kami laporkan kepada pimpinan sebagai bahan tindak lanjut,” kata Lukman Hakim.

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mengimbau masyarakat tetap waspada serta segera melaporkan apabila kembali terjadi kemunculan satwa liar di sekitar permukiman.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *