ACEH JAYA (AWN) – Harga Kacang Tanah di Aceh Jaya mengalami peningkatan sejak sebulan lalu, sebelumnya petani menjual sekitar Rp16-19 Ribu kini naik Rp21-22 ribu/kilogram

Syahrul salah seorang Petani Kacang Tanah di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya menjelaskan kalau harga kacang tanah saat ini mulai membaik, pengepul bahkan menampung Rp-21-22 ribu perkilogram.

“Kami sebagai petani pastinya berharap harga terus naik, kalau turun selain rugi materi kami juga rugi di tenaga, “kata Petani Kacang, Syahrul, Rabu (13/6).

Ia menjelaskan kalau dirinya beralih dari petani jangung ke bertani Kacang juga melihat pangsa pasar yang mengiyurkan.

“Harga juga menjadi motivasi saya pribadi untuk bertani kacang, ” Kataya.

Syahrul menyampaikan kalau untuk penampung sendiri setelah panen dirinya memberikan kepada tengkulak yang ada di dalam Kabupaten.

“Kami menjual hasil panen bukan keluar namun kepada toke yang ada di dalam daerah juga,”katanya.

Syahrul menyampaikan kalau untuk kendala sendiri paling utama adalah ulat sagu sehingga dirinya harus rutin menjaga agar tidak terkena hama ulat.

“Untuk panen kami biasa Tiga bulan sudah bisa panen, dalam satu hektar sekitar satu ton setengah kita dapat kacang, “jelasnya.

Sementara itu Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Aceh Jaya, Fadlon Mirza menyampaikan kalau untuk lahan petani kacang tanah yang terdata ada beberapa titik di Aceh Jaya yaitu di Desa Seumira ada 3 hektar dan saat ini sudah selesai panen di Desa Panton panton ada setengah hektar serta di Desa Lueng gayo ada 4 hektar juga sudah selesai panen.

“Untuk saat ini memang petani kacang tanah di Aceh Jaya kebanyakan di wilayah Kecamatan Teunom dan Pasie Raya, “katanya.

Fadlon juga menjelaskan kalau Dinas Pertanian Aceh Jaya terus mensuport para petani di daerah guna meningkatkan penghasilan keluarga.

“Kami dari pihak Dinas terus berupaya untuk mensuport para petani yang ada di Aceh Jaya tidak hanya petani Kacang namun semua Komoditi tanaman pangan, walaupun Pemerintah tidak pernah memberikan bantuan komoditi kacang namum suppot Pemerintah selalu ke petani di Aceh Jaya, “katanya.[]

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *