ACEH JAYA (AWN) – Penyerapan anggaran Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk penanganan bencana pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Jaya masih tergolong rendah. Hingga 2 November 2026, realisasi anggaran pada instansi tersebut baru mencapai 41,31 persen dari total pagu Rp14,99 miliar.

Berdasarkan data yang di terima AWN tambahan TKD yang diterima dari total anggaran Rp14.995.834.439, Dinas PUPR baru merealisasikan Rp6.194.882.495. Dengan demikian, masih terdapat sisa anggaran sebesar Rp8.800.951.944 yang belum terealisasi.

Besarnya sisa anggaran tersebut menjadi perhatian karena Dinas PUPR merupakan SKPK dengan alokasi anggaran terbesar dalam program tambahan TKD penanganan bencana di Aceh Jaya.

Bahkan, sisa anggaran Dinas PUPR mencapai lebih dari separuh total sisa anggaran seluruh SKPK yang tercatat sebesar Rp15,72 miliar. Artinya, sebagian besar anggaran yang belum terealisasi saat ini berada pada instansi yang menangani urusan pekerjaan umum dan infrastruktur tersebut.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai progres pelaksanaan kegiatan yang dibiayai melalui anggaran TKD tersebut. Terlebih, anggaran penanganan bencana diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak bencana.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Aceh Jaya, Salbiah menjelaskan kalau pihaknya optimis realisasi anggaran TKD bencana bisa terserap semuanya.

“Kami optimis semua anggaran tersebut bisa terserap. Kenapa masih berada pada angka 41,31 persen itu karena saat ini belum semua ada pencairan dana dan masih Proses PHO dan pada tanggal 15 mendatang kami pastikan akan naik me 60 persen lebih, “katanya.

Ia menjelaskan kalau sejumlah kegiatan di lapangan sudah berjalan namun proses pencairan sendiri juga butuh proses apalagi pekerjaan fisik.

“Saat ini kita terus memantau perkembangan kegiatan di Aceh Jaya bahkan kita rapat secara berkala antara PPK, perencanaan, pengawasan, konsultan pengawas, guna memantau perekmbangan, “katanya.

 

 

Penulis: AHEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *