ACEH JAYA (AWN) – Kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian diwujudkan melalui aksi nyata Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar Safwandi, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (DPMPKB) dengan menyambangi langsung anak korban kekerasan dan anak yatim dari keluarga kurang mampu, Kamis (5/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya menyerahkan santunan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada keluarga sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap anak-anak yang menghadapi persoalan sosial dan membutuhkan pendampingan.
Kunjungan pertama dilakukan ke kediaman seorang anak korban kekerasan di Kecamatan Krueng Sabee. Selanjutnya, rombongan menuju Gampong Baro Sayeung, Kecamatan Setia Bakti, untuk menyerahkan santunan kepada anak yatim dari keluarga kurang mampu.
Ketua TP-PKK Aceh Jaya, Ny. Desi Maulidar Safwandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan kolaborasi TP-PKK bersama DPMPKB dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan perhatian, terutama anak-anak yang berada dalam kondisi rentan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama DPMPKB Aceh Jaya dan TP-PKK Aceh Jaya, hari ini kita telah mengunjungi dua rumah. Kondisi tempat tinggal yang kita kunjungi cukup memprihatinkan. Kami membawa sedikit bantuan dari DPMPKB, mudah-mudahan dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban keluarga yang bersangkutan,” ujarnya.
Menurut Desi, kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya melalui program di atas kertas, tetapi perlu diwujudkan dengan turun langsung melihat kondisi warga yang membutuhkan bantuan.
Karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya untuk ikut mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan lebih aktif menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Saya mengajak dinas-dinas lainnya untuk ikut berpartisipasi dan turun langsung mengunjungi masyarakat yang membutuhkan. Insyaallah, dengan kerja sama dan kepedulian bersama, ke depannya kita dapat melakukan lebih banyak hal untuk membantu masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, TP-PKK melalui Pokja I juga memiliki program yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak. Program tersebut diharapkan terus diperkuat agar anak-anak di Aceh Jaya memperoleh perlindungan, perhatian, dan pendampingan yang memadai.
Sementara itu, Kepala DPMPKB Aceh Jaya, Dahrial Saputra, S.IP., menyatakan pihaknya akan terus membangun kolaborasi bersama TP-PKK untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya anak korban kekerasan, anak yatim dan yatim piatu, serta keluarga kurang mampu.
“Untuk program selanjutnya, DPMPKB bersama TP-PKK Kabupaten Aceh Jaya akan terus bergandengan tangan mengunjungi dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dahrial.
Ia juga meminta para keuchik di seluruh Kabupaten Aceh Jaya agar lebih proaktif melaporkan kondisi sosial masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga warga yang membutuhkan perhatian pemerintah dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau kepada seluruh kepala desa atau keuchik, apabila terdapat warga kurang mampu, anak yatim maupun yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan bantuan, agar segera melaporkannya kepada DPMPKB. Dengan demikian, permasalahan tersebut dapat segera kita tindak lanjuti melalui koordinasi dan langkah-langkah yang diperlukan,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, TP-PKK dan DPMPKB berharap kepedulian terhadap kelompok rentan semakin meningkat, sekaligus mendorong keterlibatan seluruh perangkat daerah dalam memastikan anak-anak dan keluarga kurang mampu di Aceh Jaya tidak luput dari perhatian pemerintah.











