ACEH JAYA (AWN) – Usai viral karena dinilai merusak citra Puskesmas Lamno Kecamatan Jaya akibat bersikap aron saat melayani pasien, kini Kepala Puskesmas Lamno (Kapus) Lamno kembali dituding melakukan pembohongan publik dan tidak jujur, Minggu (1/2/2026).
Hal itu sebagaimana pengakuan M.Afzal dalam keterangannya yang menilai Kapus Lamno tidak profesional dan tidak jujur dalam memberikan keterangannya kepada publik.
Dari pengakuan Afzal, saat itu ia datang ke Puskesmas Lamno dengan keluhan nyeri hebat di bagian pinggul hingga kaki yang telah dirasakan selama dua hari dan sering kambuh.
Setelah menyampaikan keluhan terkait dengan nyeri yang dirasakan, dokter periksa membuat catatan tegas (bold) untuk dibuatkan rujukan agar bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Teuku Umar di Calang.
Namun surat tersebut tidak digubris oleh petugas pelayanan (operator), dengan alasan gangguan jaringan. Padahal jaringan baik-baik saja.
”Saya melihat, dokter periksa yang lebih mengetahui tentang kondisi pasien seperti tidak punya peran, rekomendasinya patah di hadapan operator,” ungkap Afzal
Oleh karena itu, terdesak dengan jawabannya sendiri, petugas melaporkan kepada Kepala Puskesmas. Bukannya memberikan informasi sebenarnya, apalagi solusi, Kepala Puskesmas malah memberikan alasan lainnya.
”Kapus memukul meja dihadapan pasien, dan mengeluarkan pernyataan tidak pantas. Sungguh memalukan, tidak profesional, dan tidak jujur,” kata Afzal
”Yang jadi pertanyaan besar saya adalah paraf di bawah surat yang dilakukan oleh dokter periksa, tapi atas nama Kepala Puskesmas. Lagi-lagi tidak jujur dalam administrasi,” pungkasnya. []