ACEH JAYA (AWN) – Harga minyak nilam (patchouli oil) di Kabupaten Aceh Jaya masih bertahan pada angka Rp700 ribu/kilogram pada awal tahun 2026 yang sebelumnya pada tahun 2025 sempat naik sampai Rp2.3 juta/Kilogram.
Salah satu petani di Aceh Jaya yang juga penampung, Samsuarni menyampaikan kalau sejak akhir 2025 hingga awal tahun 2026 harga minyak nilam mengalami penurunan di angka Rp700 ribu/Kilogram
“Saat ini harga Rp700 ribu dan ini mengalami penurunan dibandingkan pada awal 2025, lalu” Kata Samsuarni, Selasa.
Ia menyampaikan kalau akibat menurunnya harga tersebut sejumlah petani enggan menjual hasil minyak nilamnya.
“Akibat harga turun otomatis penjualan juga turun, yang sebelumnya capai 100 kilogram penjualan per hari, kalau sekarang paling tinggi 30 kilogram, ” Katanya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Abdo Rani salah seorang petani nilam Aceh Jaya kalau harga Rp700 ribu dirinya masih bisa bekerja jika ketel (alat penyuling nilam) milik sendiri.
“Bagi saya masih bisa bekerja selama ada ketel sendiri, namun bagi saya harga segitu tidak saya jual dulu minyaknya, menunggu harga lebih meningkat lagi, ” Katanya.
Ia berharap kedepan harga bisa naik kembali sehingga petani nilam di Aceh Jaya tidak merugi, jika harga minyak nilam capai harga jutaan.
“Harapan kami petani harga bisa kembali naik, sehingga kami sebagai petani bisa bertahan, ” Katanya.[]









