CALANG (AWN) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Jaya, Masri, mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk berperan aktif meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) di dunia pendidikan.

“Peningkatan kualitas guru merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menerapkan metode pembelajaran kreatif, serta membimbing peserta didik agar berpikir kritis dan memiliki karakter yang kuat, “Kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Jaya, Masri dalam sambutannya pada pelantikan Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Jaya masa bakti 2025–2030, Selasa (20/10).

Ia berharap pengurus PGRI yang baru dilantik dapat mengambil peran nyata dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, komunitas belajar, berbagi praktik baik antarguru, serta pendampingan dalam pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk pembelajaran.

“PGRI perlu mendorong budaya saling belajar agar setiap guru memiliki kesempatan untuk berkembang, termasuk guru yang bertugas di wilayah dengan keterbatasan akses teknologi,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Masri juga menekankan pentingnya sinergi antara PGRI, pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan merata di Kabupaten Aceh Jaya.

Menurutnya, digitalisasi pendidikan tidak sekadar berkaitan dengan penggunaan perangkat dan aplikasi, tetapi bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta karakter peserta didik.

“Teknologi adalah alat, guru adalah penggerak pembelajaran, dan peserta didik adalah tujuan utama pendidikan,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh guru untuk terus belajar, tidak takut terhadap perubahan, serta menjaga integritas dan keteladanan dalam menjalankan profesi.

Ia meyakini, guru yang kompeten, didukung pembelajaran berkualitas dan pemanfaatan teknologi secara bijaksana, akan mampu mempersiapkan generasi Aceh Jaya yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, dan mampu bersaing di masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya juga berharap Pengurus PGRI masa bakti 2025–2030 dapat menjalankan amanah secara profesional, solid, dan produktif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan kompetensi tenaga pendidik di daerah itu

Sementara itu Ketua PGRI Aceh Jaya, Julianto menyampaikan kalau dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan.

“Amanah ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi guru, menjaga martabat profesi, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Jaya, ” Kata Julianto.

Julianto menyampaikan kalau PGRI bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

“Kami berharap PGRI tidak hanya hadir sebagai organisasi formal, tetapi benar-benar dilibatkan dalam dialog, perumusan kebijakan, dan penyelesaian berbagai persoalan pendidikan, ” Katanya.

Ia juga berharap dukungan Pemda Aceh Jaya dan kemitraan yang semakin kuat dengan PGRI, terutama dalam peningkatan kompetensi guru, pemenuhan hak dan kesejahteraan guru sesuai ketentuan, perlindungan profesi, serta pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Aceh Jaya.

“Kami percaya, pendidikan yang berkualitas tidak mungkin terwujud tanpa guru yang kompeten, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat. Oleh karena itu, memperkuat guru berarti memperkuat masa depan daerah, ” Jelasnya

Ia juga menyampaikan kalau PGRI siap menjadi mitra pemerintah yang kritis, konstruktif, dan solutif.

“Kami tidak hanya ingin menyampaikan aspirasi, tetapi juga siap memberikan gagasan, membangun kolaborasi, dan bekerja bersama demi kemajuan pendidikan, “katanya

Ia juga mengajak kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI, untuk menjaga persatuan, perkuat solidaritas, dan buktikan bahwa organisasi ini hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi guru dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Pengurus PGRI Aceh Jaya Masa Bhakti 2025-2030 dilantik oleh Ketua PGRI Aceh dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua Dr. Agus Jumaidi.[]

 

 

Penulis: AHEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *