ACEH JAYA | AWN — Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya di bawah kepemimpinan Bupati Safwandi mulai mengarahkan fokus pembangunan 2027 pada pembenahan infrastruktur dasar, terutama jalan penghubung antardesa yang menjadi bagian dari jaringan jalan Kabupaten.
Bupati Aceh Jaya Safwandi saat di wawancarai mengatakan bahwa pembangunan jalan penghubung menjadi salah satu prioritas agar tidak ada lagi wilayah yang terputus aksesnya. Jalan-jalan tersebut diharapkan dapat ditingkatkan hingga bisa diaspal hotmix secara bertahap.
“Yang pertama kita akan membangun jalan penghubung, jalan penghubung antardesa ke desa. Artinya itu termasuk salah satu jalan kabupaten. Jadi, jalan kabupaten ini semoga ke depan ini tidak ada yang terputus lagi, yang bisa dihotmix semua,” kata Bupati Aceh Jaya, Safwandi, Jumat (11/9).
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diarahkan pada konektivitas antarwilayah, tetapi juga menyentuh kawasan permukiman di Calang. Penataan dan peningkatan pembangunan di kawasan tersebut dinilai penting karena Calang merupakan wajah sekaligus bagian dari marwah Kabupaten Aceh Jaya.
“Maka oleh karenanya kami pun prioritas untuk memberi suatu martabat terhadap Kabupaten Aceh Jaya. Salah satunya adalah harus memberikan peningkatan pembangunannya di kawasan pemukiman Calang karena ini salah satu adalah marwah yang kita punya,” ujarnya.
Safwandi mengakui, rencana pembangunan tersebut dihadapkan pada kondisi anggaran yang sangat terbatas. Karena itu, pemerintah bersama DPRK dan jajaran eksekutif akan menentukan prioritas pembangunan yang dianggap paling mendesak dan memiliki dampak bagi masyarakat.
“Dengan anggaran yang sangat sedikit ini, kami semampunya bersama DPRK dan pihak eksekutif dan Pemkab Aceh Jaya ingin dulu membuktikan kepada masyarakat kita bahwa kita ini ada kota,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan keinginan pemerintah untuk membangun wajah Aceh Jaya agar lebih terlihat, khususnya melalui pembangunan kawasan perkotaan dan infrastruktur yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.
“Jangan sampai banyak orang mengatakan bahwa tidak tahu di mana Kota Calang,” ujar Safwandi
Namun, di tengah keterbatasan fiskal, Safwandi menegaskan pemerintah tidak ingin pembangunan hanya berorientasi pada kemewahan atau penampilan daerah.
“Dalam hal ini kita tidak boleh luput juga bahwa produktivitas, pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat lebih utama dibandingkan dengan kemewahan yang ada di Kabupaten Aceh Jaya,” tegasnya.
Menurut Safwandi kalau pembangunan fisik diperlukan untuk menunjukkan kehadiran pemerintah, tetapi peningkatan ekonomi masyarakat tetap harus menjadi tujuan utama.[]










