ACEH JAYA ( AWN) – Ketua LSM Kita Peduli, Abdo Rani, melontarkan kritik keras dan desakan tegas kepada aparat penegak hukum (APH), khususnya Polres Aceh Jaya dan Kapolda Aceh, untuk segera menertipkan aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Aceh Jaya.

Desakan ini menyusul keresahan mendalam yang memicu gelombang protes warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Krueng Sabee dan Pasie Raya. Jumat(16/01/2026).

Aktivitas penggalian ilegal yang kian masif dilaporkan telah merusak ekosistem dan mengancam mata pencaharian warga. Para pekebun di sekitar lokasi kini berada dalam kondisi terjepit akibat dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

“Ini bukan lagi sekadar isu administratif, ini adalah kejahatan lingkungan. Masyarakat di Krueng Sabee dan Pasie Raya sudah jenuh dengan pembiaran ini. Tuntutan warga hanya satu: Segera tarik dan sita seluruh alat berat jenis excavator yang beroperasi di sana!” tegas Abdo Rani.

“Negara kita adalah negara hukum. Jika alat berat masih dibiarkan menderu di lokasi tanpa izin resmi, maka APH telah melakukan pembiaran terhadap tindak pidana murni yang sudah jelas pasal-pasalnya,” tambah Abdo.[]

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *